Postingan

Menampilkan postingan dengan label Berita

Bahaya Penggunaan Coller Pad Pada Laptop

Gambar
Banyak halangan, salah satunya karena laptop saya tidak mau hidup alias MATI TOTAL! Bahkan bios pun tak tampak. Penyebabnya? Yah, lihatlah judul artikel ini. Laptop saya ngadat, percaya tidak percaya, disebabkan (salah satunya) oleh kipas pendingin. Ada beberapa fakta yang harus kita sadari tentang laptop, antara lain: Laptop dibuat untuk tempat bekerja sedikit elite, ber-AC, bebas debu, jauh dari kesan kamar kos panas dan pengap. Sebuah laptop telah dirancang dengan sistem sirkulasi udara. Fungsinya mengalirkan panas keluar dari mesin. Sebagaimana alat elektronik lain, laptop sangat benci situasi panas. Lalu, apa dosa dari sebuah cooler pad??? Hmm.... Sebenarnya ini kesalahan saya sendiri, mengapa dulu membeli kipas pendingin laptop yang murah. Jika anda berniat membelinya, pastikan bahwa udara yang disemburkan bukan mengarah ke atas, bukan meniup laptop. Mengapa? Sederhana saja. Laptop alami membuang udara panas keluar, biasanya kebawah atau kebelakang. Anda akan merasakan sembu...

Sebagian Besar Isi Twitter Tak Ditanggapi

Gambar
VIVAnews  - Sysomos, pembuat perangkat penganalisa media sosial meneliti 1,2 miliar tweet  dalam periode dua bulan terakhir. Mereka berniat menganalisa apa yang terjadi setelah pengguna Twitter mengirimkan  tweet  di Twitter. Dari pengamatan, terungkap bahwa 71 persen tweet  di  Twitter tidak menghasilkan reaksi apa-apa, baik dalam bentuk  reply  atau  retweet . Sysomos juga menemukan bahwa hanya 6 persen dari t weet  yang ada di- retweet . Lebih lanjut,  reply  atau  retweet  paling banyak terjadi pada satu jam pertama setelah  tweet dipublikasikan. Angkanya mencapai 96,9 dan 92,4 persen. Reaksi semakin jarang terjadi pada tweet  yang sudah berusia lebih dari 60 menit. “Hanya ada 5,97 persen peluang Anda akan mendapatkan  retweet  setelah lewat dari 3 jam dan hanya 2,2 persen kemungkinan Anda akan mendapat  reply  pada kurun waktu itu,” sebut penelitian Sysmos, seperti dikutip dari Ma...

Para Penguasa Emas di Dunia

Gambar
VIVAnews -  Harga emas terus melonjak tinggi hingga melampaui US$1.300 per ons. Dengan harga emas yang terus melonjak dan berulang kali menembus rekor sejak tahun 2000 mulai memunculkan kekhawatiran soal perkembangan harga tersebut. Kalangan analis ada yang memperkirakan harga emas masih bisa tembus US$1.500 per ons. Namun, sebagian lainnya adalah yang khawatir jangan-jangan lonjakan harga emas itu hanya sekedar  bubble atau gelembung  yang sewaktu-waktu bisa anjlok drastis. Sejauh ini, berdasarkan laporan bulanan World Gold Council 80 persen cadangan emas dunia hanya dikuasai oleh 20 pemegang emas terbesar dunia yakni bank sentral, lembaga internasional dan pemerintah. Bahkan, lima pemegang emas terbesar menguasai 60 persen cadangan emas dunia yang mencapai 30.535 ton pada 2010. Lantas, siapa saja para penguasa emas dunia tersebut? 1. Amerika Serikat  Amerika adalah penguasa emas nomor wahid dunia. Berdasarkan data terbar World Gold Council pada 2010, total c...

"Jakarta Berpotensi Diguncang Gempa Besar"

Gambar
VIVAnews  - Hari ini persis satu tahun pasca gempa dahsyat berkekuatan 7,6 skala richter (SR) mengguncang Padang, Sumatera Barat. Dini hari tadi juga terjadi gempa berkekuatan 7,4 SR di Kaimana, Papua Barat.   Gempa yang terjadi semalam di Papua Barat mengindikasikan adanya pergerakan gempa dari kawasan Indonesia Timur menuju Jawa dan Sumatera.  Menurut Staf Ahli Presiden Bidang Bencana dan Sosial Andi Arief, karena pergerakan gempa di lokasi yang sangat dalam itu, sejumlah daerah di Pulau Jawa berpotensi terkena rambatan gempa. Itu adalah Ujung Kulon, Tasikmalaya, hingga Jakarta. Gempa yang berpusat di kedalaman tinggi oleh para ahli diiyakini berpotensi merambat. "Karena, bila Ujung Kulon dan Tasikmalaya terjadi gempa, itu akan sangat terasa di Jakarta. Bila Ujung Kulon gempa besar, Jakarta bisa roboh seperti Meksiko," kata Andi Arief kepada  VIVAnews.com,  Kamis 30 September 2010. "Apalagi tanah di Jakarta Utara sangat labil dan lempung." Tanda-tanda pert...

2011 Ada 12 Juta Kendaraan, Jakarta Lumpuh?

Gambar
VIVAnews  - Keinginan warga Jakarta untuk membeli kendaraan bermotor diprediksi akan meningkat pada tahun 2011. Menurut Gubernur DKI Jakarta, jumlah kendaraan baru yang akan masuk Jabodetabek, mencapai 700 ribu. Data dari Polda Metro Jaya, tahun ini jumlah kendaraan yang ada di jalan Jakarta, mencapai 11.362.396 unit kendaraan. Terdiri dari 8.244.346 unit kendaraan roda dua dan 3.118.050 unit kendaraan roda empat. Sementara pada 2011, tidak kurang dari 12.062.396 kendaraan akan memadati jalan di Jakarta. Hampir setengah dari kendaraan tersebut adalah kendaraan baru. Angka ini belum ditambah dengan jumlah angkutan yang melintas dalam satu trayek yang menurut data Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya sebanyak 859.692 armada. "Memang siap tahunnya trend jumlah kendaraan pribadi seperti motor dan mobil terus meningkat," kata Koordinator TMC (Traffic Management Center) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kompol Indra Jafar saat dihubungi, Senin 27 Septemb...

Tahun 2100 Seluruh Jakarta Tenggelam

Gambar
VIVAnews  - Pada tahun 2050 empat kecamatan di Jakarta Utara diprediksikan akan tenggelam. Hal ini dapat terjadi apabila pemerintah tidak mengantisipasi pembangunan di Ibukota. Guru Besar Oseanografi Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof Safwan Hadi mengatakan, setiap tahunnya tanah di DKI Jakarta turun hingga 12 sentimeter akibat pengambilan air tanah dan beban bangunan. Empat wilayah yang akan tenggelam pada tahun 2050, adalah Kecamatan Penjaringan, Pademangan, Tajung Priok, dan Cilincing. Bisa tenggelam hingga mencapai ketinggian setengah meter. "Kondisi tanah di Jakarta memang rendah sekali. Sedikit saja air laut pasang langsung menggenangi daratan," ujar Safwan dalam diskusi Ikatan Sarjanan Oseanologi  Indonesia (ISOI) di Kantor Menko Kesra, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat 24 September 2010. Safwan menambahkan, akibat ketidaktegasan pemerintah dalam hal pembatasan pembangunan dan pengambilan air tanah di beberapa daerah di Ibukota yang dekat dengan lau...